
Sektor pariwisata merupakan suatu sektor usaha yang sangat teramat mengiurkan. Walaupun bukan usaha yang memang paling panas pada saat ini akan tetapi para wirausaha yang bergerak dalam sektor pariwisata memiliki omset yang mengiurkan. Hal tersebutpun membuat banyak sekali orang tersedot untuk berkecimpung dalam industri pariwisata. Akan tetapi banyak sekali dari mereka yang gagal dalam usaha mereka hanya beberapa yang dapat meraih kesuksesan dan sisannya hanya mendapat keuntungan yang biasa biasa saja. Jadi kita dapat menyimpulkan bahwa bidang tersebut tetap memeliki resiko yang besar, bukan pencetak uang tanpa sedikitpun resiko. Yang menjadi pertanyaan adalah mengapa sektor pariwisata memiliki omset yang sangat besar, dan mengapa ada banyak orang yang gagal ketika berkecimpung dalam bisnis di sektor pariwisata.

Bisnis pariwisata dipengaruhi beberapa faktor, yaitu yang pertama adalah faktor strategis, banyak orang asal memulai usaha tanpa memiliki konsep yang matang. Hal terebutpun mengakibatkan kerugian yang sangat fatal, karena mereka tidak memiliki suatu grup konsumen jelas yang mengakibatkan kelabilan dalam menjalankan usaha. Contohnya saja jika kita membuka sebuah restoran super mewah dikawasan backpacker tentu saja, sebagus apapun service, tempat, dan view yang kita miliki usaha kita pasti akan sepi. Bahkan jika kita memiliki jajaran menu makanan yang super lezat hal tersebut hanya sedikit membantu pemasukan yang didapat. Hal tersebut lantaran para backpacker tersebut tidak mampu mengeluarkan uang dalam jumlah besar sehingga usaha tersebut dapat dibilang salah sasaran.

Faktor kedua adalah faktor periklanan, sebaik apapun kualitas service atau kualitas makanan yang dimiliki, tanpa periklanan yang cukup baik restoran tersebut mungkin tetap akan sepi. Mengapa hal tersebut bisa terjadi? Secara singkat meskipun kita meiliki kualitas terbaik dari segala aspek dari service, view hingga makanan, akan tetapi apa gunanya hal tersebut jika tidak diketahui orang. Kita tidak bisa mendapatkan customer hanya dengan mengandalkan kualitas, kita perlu melakukan iklanisasi agar orang orang tahu akan tempat yang kita buat dan memikat mereka untuk datang ke tempat tersebut.

Faktor terakhir adalah faktor konsep, dengan adanya konsep yang unik dan matang, orang orang akan tertarik dengan konsep tersebut, dengan umpan hal tersebut kita dapat menarik perhatian orang orang tersebut dan mengandalkan keingintahuan mereka untuk datang ketempat kita, belum lagi jika keunikan tersebut menyababkan keviralan di social media mengingat perilaku para generasi millennial. Maka konsep menjasi salah satu dari 3 faktor terpenting dalam usaha pariwisata.

Menurut opini saya hal terbaik untuk meraih kesuksesan dalam industry pariwisata adalah memenuhi ketiga konsep tersebut. Dengan terpenuhinya semua faktor faktor tersebut 90% kemungkinan kita dapat meraih kesuksesan dan mendapat profit yang terbilang cukup besar. Akan tetapi kita juga harus mempertimbangkan modal yang kita punya dan menyesuaikan ketiga faktor tersebut dengan modal yang kita punya. Demikian adalah analisa dari penulis.